Kamis, 24 Juni 2010

EMIEW2, Robot Penjaga yang Bersepatu Roda



Jakarta - Raksasa elektronik Jepang, Hitachi, melahirkan robot bersepatu roda yang mampu berjalan di permukaan yang tak rata. Selain itu, robot ini juga mampu melaksanakan perintah dan bisa bekerja sebagai pemandu wisata atau petugas keamanan. Wow!

Dijuluki EMIEW2, robot humanoid ini memiliki peredam kejut pegas yang kompleks di kakinya. Alat itu memungkinkan robot bergerak melintasi gundukan kecil dan kabel di lantai tanpa tersandung.

"Robot ini dapat mengontrol posisi seperti manusia ketika menstabilkan diri setelah melompot pada jalur sepatu roda," ujar Yuji Hosoda, kepala peneliti di departemen sistem transportasi Hitachi.

Dengan tinggi 80 cm dan berat 14 kg, robot ini memiliki 14 mikrophone yang dipasang pada helm dan dapat mendengar suara manusia walau suasana sekitar sedang berisik.

Dilengkapi dengan roda di kedua kakinya, robot ini pun mampu meluncur dengan kecepatan maksimum enam km per jam atau setara dengan kecepatan orang dewasa berjalan kaki.

"Robot berwarna merah dan putih ini dapat digunakan sebagai resepsionis dan pemandu bagi para pengunjung," tukas Hosoda. "Selain itu, ia bisa digunakan untuk keamanan seperti patroli dan menemukan persembunyian orang di titik mati CCTV. Robot EMIEW adalah bentuk baru dari pengawasan keamanan," tambahnya.

Dikutip detikINET dari AFP, Senin (21/6/2010), Hitachi sendiri belum mengumumkan kapan akan menjual produk buatannya itu. Walau terdengar seperti nama burung asal Australia -- Emu -- nama EMIEW rupanya sengaja diambil perusahaan dari singkatan Excellent Mobility and Interactive Existence as Workmate atau mobilitas yang sangat baik dan interaktif sebagai rekan kerja.



Sumber Informasi: http://www.detikinet.com/

Rabu, 23 Juni 2010

Sulap itu Bukan Ilmu Sihir Lho.!!!

Mungkin selama ini banyak salah pemahaman atau kurang setidaknya tentang apa itu sulap? apa saja sih kategorinya? apa sih sub-subnya?
Sulap adalah merupakan suatu seni pertunjukkan yang diminati sebagian besar masyarakat di dunia, karena pada penyajiannya sulap dapat membuat heran penontonnya akan rahasia dibalik penyajiannya. Sulap merupakan suatu gabungan dari berbagai seni yang ada, misalnya seni tari, seni musik, seni rupa, dll dan merupakan penerapan dari gabungan berbagai disiplin ilmu yang ada. Misalnya ilmu fisika, ilmu biologi, ilmu kimia, ilmu psikologi, dan lain-lain. Seni Sulap bukanlah suatu keterampilan yang berbau klenik atau supranatural, karena setiap trik sulap dapat dijelaskan. Sulap semata-mata hanyalah permainan “kelihaian” tangan, manipulasi, hasil kerja dari suatu perlengkapan/ peralatan ataupun efek yang timbul dari suatu reaksi kimia dan yang telah dilatih sebaik mungkin oleh seorang pesulap sebelum dipertunjukkan kepada orang lain. Oleh sebab itu sulap dapat dipelajari oleh semua orang, asalkan orang tersebut mau berlatih pula dengan baik.
Sayang sekali sampai sekarang masih saja ada orang yang menyamakan sulap dengan sihir/mistik. Sulap dianggap sebagai satu kekuatan supranatural karena disesatkan oleh beberapa Pesulap yang hanya memikirkan popularitas dan uang saja. Pesulap yang sejati tidak akan membiarkan orang lain berpikir terlalu jauh bahwa pesulap mempunyai kekuatan sihir.





Kategori
Berdasarkan jumlah penonton dan tempat pertunjukkan, Seni sulap itu dapat dibagi menjadi 2 kelompok besar, yaitu :
1. Sulap yang dapat ditonton dari jarak dekat (Close Up Magic).
Bentuk sulap jarak dekat ini yang tampak paling hidup dan dapat dilakukan di mana saja. Pesulap yang memainkannya seolah-olah tidak ada batas atau jarak sudut pandang dengan penontonnya. Sulap yang dimainkan disini adalah teknik sulap dengan menggunakan alat-alat yang sederhana seperti: sapu tangan, uang kertas maupun coin, pensil, rokok, kartu, buku, kertas, dll;
2. Sulap untuk konsumsi panggung (Stage/Parlor);
Adalah sulap pada acara-acara tertentu atau acara-acara besar dan dilakukan di panggung atau di ruangan khusus. Sulap seperti ini mempunyai jumlah penonton yang lebih banyak. Efek yang dihasilkan lebih besar dari Close Up Magic. Pada umumnya menggunakan alat2 sulap yang cukup besar agar jelas terlihat oleh penonton. Dan dengan menggunakan peralatan dan teknologi canggih, maka pesulap dapat menampilkan ilusi yang besar & hebat.

Sub Kategori
Dari kelompok besar tersebut, seni sulap dapat dibagi lagi kedalam beberapa sub kategori, seperti :
* Sleight of hand. Permainan yang mengandalkan kecepatan tangan pesulap untuk menghilangkan dan memunculkan suatu benda;

* Tricks. Permainan dengan mengandalkan peralatan sulap untuk menghilangkan, memindahkan, memunculkan, mengubah dan sebagainya suatu benda.

* Illusion. Sulap dengan menggunakan peralatan ilusi untuk membuat sesuatu yang mustahil seolah2 benar terjadi.

* Mentalism. Kemahiran yang seolah2 merupakan kekuatan spesial untuk dapat memprediksi, menemukan, mengubah, menggerakkan, dll suatu benda, sering kali berdasarkan prinsip matematik, fisika serta kimia dan dapat dijelaskan secara logis.

* Escapetology. Kemahiran membebaskan diri dari berbagai ikatan dan belenggu pada berbagai keadaan.

* Pick Pocket. Kemahiran “memindahkan” barang yang dimiliki atau dipakai orang lain, tetapi hanya sebagai hiburan dan tidak bermaksud mencuri.

* Balloon Twisting. Kemahiran meniup dan menekuk balon untuk dibentuk menjadi berbagai macam benda seperti binatang, bunga, topi dll.

* Ventriloquism. Kemahiran ini lebih dikenal dengan “sulap suara” atau “suara perut”, yang menimbulkan kesan boneka/benda dapat hidup dan berbicara.
Sulap dapat digunakan untuk menghibur, mengajar, membuat kagum, bahkan menipu. Para penjual obat di kaki lima sering menggunakan sulap untuk menarik perhatian penonton. Beberapa trik sulap kadang dipakai untuk menaikkan pamor atau menipu oleh dukun atau paranormal palsu. Hal yang terakhir ini tentu saja bukan merupakan penggunaan yang baik dari seni sulap.


Sulap akan tampak mengherankan atau mengagumkan selama kerahasiaannya masih terjaga dengan baik. Dan setiap pesulap dituntut untuk selalu memegang teguh kode etiknya, yaitu: harus berlatih dan benar-benar menguasai permainannya dengan sempurna sebelum tampil dan harus selalu menjaga kerahasiaan permainan dan triknya.

Ingin menjadi seseorang yang dapat menghipnotis orang lain, berikut Teknik Menghipnotis


hipnotis

Definisi : Hipnotis adalah salah satu cabang magic yang digunakan untuk bermain dengan alam bawah sadar manusia. Setelah seseorang memasuki alam bawah sadarnya, kita bisa menanamkan sugesti tertentu dalam pikiran mereka, dan membuat mereka melakukan hal-hal yang kita perintahkan.

Perlu Diketahui :

- Hipnotis (terutama “extreme hypnotist” seperti yang sering dilakukan Romi Rafael) hanya akan berhasil apabila sang objek (sukarelawan) bersedia dihipnotis.

- Alam pikiran manusia dibagi menjadi dua, yaitu alam sadar (conscious mind) dan alam bawah sadar (unconscious mind). Tujuan hipnotis adalah membuat sang sukarelawan berada di alam bawah sadar mereka. Keadaan setelah sang sukarelawan melakukan berbagai macam hal dalam pengaruh alam bawah sadar disebut “trans”.

Prosedur :

1. Percaya Diri

Sebelum melakukan hipnotis, anda harus benar-benar yakin dan percaya bahwa anda mampu menghipnotis orang lain. Yakinkan diri anda bahwa anda adalah seorang ahli hipnotis yang hebat. Tanpa rasa percaya diri, hipnotis yang anda lakukan pasti gagal.

2. Ritme

Sesuaikan ritme suara anda dengan kecepatan nafas sang sukarelawan. Hal ini bisa dilakukan dengan memperhatikan gerakan rongga diafragma saat sang sukarelawan bernafas. Saat yang paling tepat untuk menggiring sang sukarelawan memasuki alam bawah sadar mereka adalah saat mereka sedan menghembuskan nafas (seperti yang sering dilakukan oleh Romi Rafael).

Biasanya, jika hipnotis berjalan dengan sukses, tempo dan ritme nafas sang sukarelawan menjadi lebih lambat. Saat itu, perlambatlah tempo dan ritme bicara anda sesuai dengan ritme nafas sang sukarelawan.

3. Nada Suara

Ada dua macam nada suara yang dapat digunakan dalam hipnotis.

a. Nada Suara Monoton

Metode ini sering dipakai oleh Romi Rafael. Nada suara monoton adalah nada suara yang datar dan cenderung sama dari awal sampai akhir, dengan penggunaan kata yang terus-menerus diulang. Tujuan menggunakan nada suara monoton adalah agar alam sadar sang sukarelawan merasa bosan, sehingga ia lebih mudah memasuki alam bawah sadarnya.

b. Nada Suara Bergelombang

Nada suara yang dipakai adalah nada suara naik-turun, lemah-keras, rendah-tinggi. Pelaku hipnotis mula-mula akan berbicara dengan nada rendah, kemudian semakin meninggi hingga membawa sang sukarelawan ke dalam keadaan “trans”.

Silakan pilih salah satu nada suara yang sesuai dengan kepribadian anda. Pilihlah yang paling nyaman dan enak saat anda mengucapkannya.

4. Membawa sang sukarelawan memasuki alam bawah sadar

Pertama, perintahkan sang sukarelawan untuk melakukan suatu rutinitas, misalkan “Berhitunglah dari 1 sampai 10, tiap-tiap hitungan akan membuat anda memasuki alam bawah sadar anda”.

Atau “Tarik nafas dalam-dalam…dan hembuskan”.

Atau tanyakan “Siapakah nama anda?”

Di tengah-tengah proses itu, jabat tangannya, tatap matanya, dan lakukan sesuatu yang mengejutkan sehingga ia dengan cepat memasuki alam bawah sadarnya. Sesuatu yang mengejutkan itu antara lain :

-. Menyentakkan jabatan tangan

-. Mengangkat pergelangan tangannya ke atas

-. Menjentikkan jari anda ke dahi sukarelawan

Ingat, saat melakukan hal-hal tersebut, tetap pertahankan kontak mata dengan sang sukarelawan. Setelah itu, buat sang sukarelawan melakukan hal-hal yang anda perintahkan dengan kalimat hipnotis.

5. Kalimat Hipnotis

Kalimat-kalimat hipnotis harus diucapkan dengan lancar, tanpa kata-kata seperti “eee…”, “mmm..”, “eh…”, dan sebagainya. Kalimat hipnotis biasanya adalah kalimat perintah bernada sugestif, singkat, padat, dan diucapkan berulang-ulang.

Contoh kalimat hipnotis :

Hal pertama yang harus anda lakukan adalah……

Membuat diri anda merasa nyaman…..

Duduklah di kursi dengan kedua tangan di atas paha….

Setelah anda merasa nyaman…….

Fokuskan pandangan mata anda ke satu titik…..

betul……

Arahkan pandangan mata anda ke titik ini…….

Mata anda akan semakin berat……

Semakin berat…..

Dan anda akan tertidur……

(……..) menandakan anda harus memberikan jeda sebelum menuju ke kalimat selanjutnya.

Anda sekarang berada di tepi pantai yang indah…

Sangat indah….

Dan akan menjadi lebih indah……

Anda akan melihat ombak dan buih….

Angin sepoi-sepoi…

Pohon kelapa yang teduh…..

Rasakan semuanya…..

Rasakan dengan seluruh panca indra anda…..

Masuklah ke dalam air…..

Rasakan dinginnya….

Gunakan kedua tangan anda untuk berenang melewati lautan….

dsb….dsb….

Untuk menyadarkan kembali sang sukarelawan, anda bisa menggunakan kalimat berikut :

Anda akan melihat sebuah perahu….

Yang siap membawa anda meninggalkan pantai ini…

Tapi anda akan tahu….

Segala memori indah tentang pantai ini akan tetap ada dalam pikiran anda….

Ketenangannya….

Keteduhannya…

Jadi….

Naiklah ke perahu tersebut…….

Dan anda akan menemukan suatu pesan tertulis di perahu itu…

Mulailah berhitung dari 1 sampai 10…..

Dan tiap hitungan aakan membawa anda meninggalkan alam bawah sadar…

Dan kembali ke alam sadar….

dst…dst…

Yang perlu diingat, tempo, ritme, nada, dan volume saat mengucapkan kalimat hipnotis harus konsisten.

Hipnotis adalah cabang ilmu magis yang sangat sulit dikuasai. Untuk menguasainya diperlukan waktu yang tidak sebentar. Jadi, bila anda mempraktekkan hal-hal yang tertulis di sini namun masih gagal dalam melakukan hipnotis, hal itu sangatlah wajar. Teruslah berlatih dan berlatih, maka anda akan menjadi ahli hipnotis yang ulung.